Walikota 'Bantah' Terlibat Dugaan 'Jual Beli Ijazah' Di UNISLA Kota Metro, Yang Viral di Masyarakat

Portal Lampung, Kota Metro,-Isu dugaan jual beli ijazah di Universitas Islam Lampung (Unisla) mencuat dan menyeret nama Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso. Menanggapi hal tersebut, ia memberikan klarifikasi tegas usai melantik pejabat eselon II di lantai dua Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Senin (23/2/2026).

Bambang menyayangkan adanya pencatutan namanya dalam isu yang beredar melalui video dan sejumlah data di media sosial. Ia mempertanyakan motif di balik munculnya tudingan tersebut.
“Apakah itu bagian dari unsur kesengajaan? Saya sangat menyesalkan hal itu. Seharusnya bisa diluruskan dengan baik,” ujarnya.

Terkait dugaan jual beli ijazah dengan nominal tertentu, Bambang membantah keras tudingan tersebut.
“Kalau namanya itu jual beli ijazah, bahkan dengan nilai Rp 3 juta, iya kok alangkah murahnya jual beli ijazah… ya Rp 50 juta atau Rp 60 juta gitu dong biar cepat,” katanya.

Ia menegaskan tidak ada praktik jual beli ijazah di Unisla. Menurutnya, kampus tersebut justru diajak bekerja sama dalam program kuliah gratis total bagi masyarakat, dengan tetap mengikuti mekanisme perkuliahan reguler yang berlaku.

“UNISLA itu diajak kerja sama untuk program kuliah gratis total. Betul-betul gratis, tapi tetap ikut program reguler,” jelasnya.

Ia juga membantah adanya program percepatan kuliah yang tidak sesuai ketentuan.

“Tidak ada kuliah enam bulan selesai itu, tidak ada yang demikian,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Unisla terkait isu yang beredar. Kasus ini masih menjadi perhatian publik di Kota Metro. 
( Red / Dha )
Lebih baru Lebih lama