Labels

Iklan

🔥 Portal Lampung - Berita Terkini Lampung | Kunjungi www.portallampung.com untuk informasi terbaru setiap hari.

Lintas Ormas di Metro Dorong Penyelesaian TPA Karangrejo Lewat Dialog dan Mediasi

Roby Candra
Jumat, 21 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-21T08:43:49Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


METRO – Sejumlah organisasi masyarakat dan LSM di Kota Metro menyerukan agar persoalan Tempat Pembuangan Akhir sampah di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, segera diselesaikan melalui dialog dan mediasi agar tidak memicu konflik horizontal.


Seruan itu disampaikan dalam konferensi pers lintas organisasi di Cafe Matrox, Kota Metro, Jumat 21/8/2026. Hadir Ketua DPC Laskar Lampung Kota Metro Ahmad Ridwan alias Iwan Munir, Ketua DPD PETIR Kota Metro Bayu Hendrix Fulama, SH, Ketua DPC GRIB Kota Metro Heri Setiawan, serta Ketua TTKKDH Kota Metro Beni Sanjaya.


Ketua DPC Laskar Lampung Kota Metro Ahmad Ridwan mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bentuk kepedulian elemen masyarakat terhadap persoalan persampahan di Kota Metro. 


“Kami berkolaborasi lintas organisasi karena melihat belakangan ini ada pihak-pihak tertentu yang justru memperkeruh suasana terkait penanggulangan TPA. Harapan kami hanya satu, persoalan ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan melalui ruang dialog,” ujar Iwan.


Ia mengingatkan agar persoalan TPA tidak dijadikan bahan menggiring opini maupun saling menyalahkan antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Metro. Menurutnya, masalah sampah adalah persoalan bersama yang butuh solusi, bukan perdebatan.


“Kota Metro ini kecil, hanya lima kecamatan dan 22 kelurahan. Jangan sampai persoalan sampah justru membuat masyarakat terpecah. Kritik tentu boleh, tetapi kritik yang membangun, bukan malah menggoreng persoalan sehingga suasana semakin panas,” katanya.


Iwan juga menyinggung efisiensi anggaran nasional yang berdampak ke daerah. Ia mengajak semua pihak melihat persoalan secara objektif dan tidak terburu-buru menyimpulkan Pemkot tidak mampu.


“Kami tidak bermaksud mengintervensi siapa pun. Mari kita lihat persoalannya secara objektif. Polusi, sampah dan berbagai persoalan lainnya pasti ada jalan keluarnya. Yang penting semua pihak mau duduk bersama,” tegasnya.


Minta Ruang Mediasi Dibuka*

Iwan menyatakan pihaknya siap meminta waktu kepada Wali Kota Metro dan Sekretaris Daerah untuk menyampaikan masukan dari masyarakat dan organisasi. Ia juga meminta warga terdampak di Karangrejo diberi ruang negosiasi dan dialog berkelanjutan.


“Kami dari masyarakat di luar Metro Utara sangat mendukung perjuangan saudara-saudara kita di Metro Utara. Tetapi mari kita selesaikan melalui dialog. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi konflik antarmasyarakat,” ujarnya.


Sementara menurut ketua,"Ketua DPD PETIR Kota Metro Bayu Hendrix Fulama menilai persoalan TPA Karangrejo tidak hanya berdampak ke warga sekitar. Tumpukan sampah di sejumlah lokasi sudah mulai dirasakan masyarakat luas.

“Ini sangat berdampak kepada seluruh masyarakat Kota Metro. Harapan kami masalah ini segera terselesaikan. Kalau tidak segera diselesaikan, dampaknya bukan hanya untuk masyarakat Karangrejo, tetapi seluruh masyarakat Kota Metro,” ujar Bayu.


Ia menegaskan keterlibatan organisasinya murni inisiatif dan bentuk kepedulian. “Perlu digarisbawahi, kami bergerak tidak ada yang menunggangi. Kami ingin Kota Metro tetap kondusif, tertib, aman dan nyaman,” tegasnya.


Dorongan ke Polisi dan Pemkot

Dalam kesempatan itu, Iwan juga meminta Polres Metro mengambil langkah preventif jika persoalan belum menemukan titik terang. Ia khawatir persoalan yang berlarut bisa memicu ketegangan antar warga.


“Kami meminta kepada Polres Metro, apabila persoalan ini tetap tidak menemukan titik terang, agar pihak-pihak yang menjadi aktor atau terlibat dalam persoalan ini dapat dipanggil secara preventif,” kata Iwan.


Selain itu, ia mendorong Wali Kota mengevaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup. “Tidak perlu langsung mengganti semuanya, tetapi evaluasi kinerja harus dilakukan agar persoalan seperti ini bisa segera ditangani,” ujarnya.

Di akhir konferensi pers, lintas organisasi menyerukan seluruh pihak menahan diri dan menghentikan narasi saling menyalahkan. 

“Berhenti menggoreng sana, menggoreng sini. Berikan ruang kepada pemerintah dan masyarakat terdampak untuk duduk bersama, bermediasi dan mencari solusi. Kota Metro adalah milik, kita bersama,” pungkas Iwan Munir.(Red)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tag Terpopuler

Iklan