PORTAL LAMPUNG, Kota Metro – Kondisi arena wisata Flying Fox di kawasan Sumbersari Bantul, Kota Metro, menjadi sorotan publik. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar itu dinilai sebagian masyarakat dalam kondisi tidak terawat dan terkesan mangkrak.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kota Metro, Kusbani, membantah bahwa proyek tersebut mangkrak. Ia menegaskan, pembangunan Flying Fox telah melalui mekanisme resmi dan sudah dilakukan serah terima.
“Masalah flying fox itu, sebenarnya tidak mangkrak karena itu sudah diresmikan dan sudah diserah terima,” kata Kusbani saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/02/2026) lalu seperti dilansir dari rakyatnews.com.
Kusbani yang saat proyek berjalan menjabat sebagai Kepala Bidang Olahraga di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, mengaku memahami proses pelaksanaan kegiatan tersebut. Kini, ia menjabat sebagai Plh Sekda Kota Metro
Meski demikian, kondisi fisik arena wisata tersebut tetap menuai kritik. Sejumlah elemen masyarakat mempertanyakan keberlanjutan pengelolaan dan manfaat proyek bagi masyarakat, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan.
Berdasarkan rangkuman Radar Berita, dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek flying fox telah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung oleh LSM Trinusa dan Pendekar Banten Kota Metro.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penegak hukum terkait tindak lanjut laporan tersebut. ( Redaksi )