Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gema HUT ke-29 Tanggamus, Dari Ziarah Hingga Hangatnya Silaturahmi

Senin, 30 Maret 2026 | Maret 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-30T07:04:46Z

PORTAL LAMPUNG, TANGGAMUS — Di bawah langit cerah Kota Agung, suasana khidmat menyelimuti Lapangan Merdeka Kelurahan Kuripan. Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam atas perjalanan panjang "Bumi Begawi Jejama". Senin (30/03/2026). 



​Hadir dalam barisan kehormatan, Wakil Bupati Tanggamus bersama para mantan bupati yang telah meletakkan fondasi daerah ini. Turut serta pimpinan DPRD, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga para Kepala Pekon dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pelajar SMA dan insan pers menambah energi optimisme dalam perayaan yang bertepatan dengan suasana pasca-Idul Fitri 1447 Hijriah tersebut.

Pondasi Kuat untuk Berlari Lebih Cepat

​Dalam amanatnya, Bupati Tanggamus mengawali dengan sentuhan hangat suasana Lebaran. "Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Tanggamus," tuturnya dengan nada tulus.



​Bupati menekankan bahwa usia ke-29 yang jatuh tepat pada 21 Maret 2026 lalu adalah sebuah pertanda keberkahan. Memasuki tahun kedua masa jabatannya (periode 2025-2030), ia menganalogikan tahun pertama sebagai masa "menanam". 


​"Tahun pertama adalah waktu bagi kami untuk membangun pondasi yang kokoh. Kini, di tahun kedua, saatnya kita bersiap untuk berlari lebih cepat mewujudkan visi Tanggamus yang maju dan sejahtera," tegas Bupati.

Menghadapi Realitas, Menjemput Harapan

​Dengan sikap rendah hati namun tegas, Bupati memaparkan tantangan nyata yang menjadi prioritas utama: menekan angka kemiskinan di bawah 10%, memperbaiki infrastruktur jalan yang masih banyak mengalami kerusakan, hingga mendorong UMKM agar "naik kelas" melalui hilirisasi produk pertanian dan perikanan.



​Ia juga mengajak seluruh elemen untuk kembali mencintai identitas daerah dengan mempedomani lambang Kabupaten Tanggamus sesuai Perda Nomor 2 Tahun 1997. "Mari kita rapatkan barisan, jaga kondusivitas, dan jangan mudah terpecah belah oleh isu yang tidak berdasar," pungkasnya.

Dari Penghormatan Leluhur hingga Kehangatan Silaturahmi

​Usai prosesi upacara yang berlangsung tertib, rangkaian kegiatan berlanjut ke Taman Makam Pahlawan setempat. Di sana, Bupati bersama jajaran Forkopimda melakukan ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk takzim serta penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan marwah daerah. Suasana hening dan doa bersama menjadi pengingat bahwa kemajuan Tanggamus hari ini tak lepas dari tetes keringat para pendahulu.



​Menutup rangkaian peringatan hari bersejarah ini, rombongan bertolak menuju Rumah Dinas Jabatan Bupati untuk menggelar acara Open House. Kediaman dinas pun berubah menjadi ruang penuh kehangatan, di mana sekat-sekat birokrasi sejenak meluruh.



​Masyarakat dari berbagai kalangan tampak membaur bersama para pejabat daerah, menikmati hidangan khas sembari merajut tali silaturahmi. Momen Open House ini menjadi penutup yang manis, melambangkan kebersamaan antara pemimpin dan rakyatnya dalam merayakan hari jadi kabupaten tercinta. (Red/Hanafi

×
Berita Terbaru Update