Inpres Jalan Daerah Semaka Dimulai, Warga: Terima Kasih Pak Presiden dan Pak Mukhlis Basri


Portal Lampung, Tanggamus— Di bawah langit Kecamatan Semaka yang mulai bersahabat, deru mesin dan dentang batu menjadi simfoni baru bagi warga. Tumpukan material yang berjejer rapi di sepanjang jalan bukan sekadar penghalang arus, melainkan monumen kecil dari sebuah penantian panjang yang mulai terjawab. Sabtu (16/02/2026) 

​Pemerintah melalui Kementerian PUPR, yang direpresentasikan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional, kini tengah mengukir kemajuan di Ruas Jalan Preservasi Sedayu – Sukaraja – Kanoman. Proyek ini merupakan perpaduan ketangguhan rigid beton dan kehalusan lapisan aspal, sebuah upaya menghidupkan nadi ekonomi kurang lebih sepanjang 2.680 meter yang selama ini sempat tersendat oleh debu dan kerikil tajam.

​Secara administratif, tangan terampil dari PT Suci Karya Budi Nusa (SUBANUS) dipercaya untuk merajut jalan ini. Dengan nilai kontrak menyentuh angka Rp15.485.999.000, proyek yang bersumber dari dana APBN RPM MYC 2025–2026 ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam memeratakan kenyamanan melalui mandat Inpres Jalan Daerah.

Penantian di Balik Musrenbang

​Bagi warga Pekon Kanoman, kehadiran para pekerja ini bak tetesan hujan pertama setelah kemarau yang melelahkan. Seorang tokoh muda Pekon Kanoman mengungkapkan betapa jalan ini telah melalui jalan terjal birokrasi sebelum akhirnya mulai dibangun.

​"Entah sudah sejak tahun kapan kami menantikan pembangunan ini. Jujur, kami hampir putus asa. Setiap tahun di forum Musrenbang, jalan ini selalu jadi usulan utama, namun bertahun-tahun pula pembangunannya tak kunjung datang," kenangnya.

​Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah menjembatani suara mereka. "Terima kasih kepada Bapak DPR RI Mukhlis Basri yang telah mengawal aspirasi kami hingga ke pusat," tambahnya.

Berdansa dalam Kesulitan yang Kini Usai

​Senada dengan itu, salah satu warga senior di Kanoman turut menyuarakan rasa syukur kepada pimpinan tertinggi negara.

​"Kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo. Beliau akhirnya mendengar keluhan kami masyarakat Semaka. Dulu jalan ini hancur, pengguna jalan selalu 'bergoyang' tanpa diiringi musik kalau lewat. Sekarang, kami melihat harapan itu mulai dibentangkan," ujarnya dengan nada berkelakar namun penuh haru.

Menjaga Kualitas, Merawat Sinergi

​Di balik sukacita ini, terselip harapan besar bagi keberlangsungan jangka panjang. Pihak pelaksana proyek diharapkan dapat bekerja dengan dedikasi tinggi, memastikan campuran beton yang kokoh dan hamparan aspal yang presisi. Kualitas harus menjadi prioritas utama di atas sekadar mengejar keuntungan, agar jalan ini mampu bertahan melintasi zaman dan cuaca.

​Di sisi lain, sinergi masyarakat menjadi kunci. Warga diharapkan terus mendukung kelancaran pembangunan dengan mempermudah proses jika ada lahan yang terkena dampak pelebaran. Sebab, setiap jengkal tanah yang diikhlaskan adalah investasi bagi mobilitas anak cucu kelak.

​Pembangunan ini adalah kerja kolektif. Ketika pelaksana menjaga mutu dan masyarakat menjaga harmoni, maka jalan mulus bukan lagi sekadar mimpi, melainkan gerbang menuju kesejahteraan yang hakiki di tanah Semaka. ( Red / Hanafi )

Lebih baru Lebih lama