PORTAL LAMPUNG, TANGGAMUS – Deru baling-baling helikopter Bell 412-EPR TNI AD yang memecah kesunyian di Lapangan Merdeka Kota Agung, Rabu (18/3/2026) siang, menandai kunjungan kerja penting Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran jenderal bintang dua ini disambut hangat oleh Bupati Tanggamus, Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, bersama jajaran Forkopimda setempat.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengecekan Marshaling Area Yonif TP 945/Pepadun Cakti yang berlokasi di Komplek Islamic Center Kota Agung. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam memastikan kesiapan satuan tempur yang berada di wilayah strategis Kabupaten Tanggamus.
Sentuhan Budaya dalam Identitas Prajurit
Ada sisi menarik dalam pengarahan Mayjen TNI Kristomei kepada para prajurit. Ia mengungkapkan bahwa nama "Pepadun Cakti" yang disandang batalyon ini bukanlah sekadar identitas formal, melainkan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal Lampung.
"Nama ini diambil dari dua pilar adat besar di Lampung. Jika Yonif TP 944 di Pesisir Barat menyandang nama Sai Batin, maka Yonif TP 945 di Tanggamus ini menyandang nama Pepadun," ujar Pangdam di hadapan para prajurit.
Baginya, Tanggamus adalah "tangga menuju sukses". Ia menekankan bahwa meski batalyon ini mengemban misi Teritorial Pembangunan (TP), setiap personel harus tetap menjaga naluri tempur dan kondisi fisik yang prima.
"Sejatinya, kalian adalah prajurit Infanteri, garda terdepan di daratan," tegasnya.
TNI Sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Lebih dari sekadar fungsi pertahanan, Pangdam berharap kehadiran Yonif TP 945/PPC mampu memberikan dampak multiplikasi (multiplier effect) bagi masyarakat lokal. Kehadiran ratusan prajurit di Tanggamus diyakini akan menghidupkan roda ekonomi, mulai dari sektor UMKM hingga jasa.
"Jangan pernah kecewakan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus memberikan rasa aman, nyaman, dan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan warga sekitar," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, menyambut positif penguatan kehadiran TNI di wilayahnya. Keberadaan markas dan personel TNI dianggap sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah.
Rangkaian Kegiatan yang Humanis
Agenda kunjungan berlangsung secara efisien namun tetap menyentuh sisi religius. Usai melakukan pengecekan mendalam terhadap fasilitas barak dan dapur di Marshaling Area, Mayjen TNI Kristomei menyempatkan diri melaksanakan salat Zuhur berjamaah bersama seluruh personel di Masjid Nurul Faizin.
Setelah memastikan seluruh kesiapan operasional satuan berjalan sesuai standar, Pangdam beserta rombongan bertolak kembali menuju Bandar Lampung menggunakan helikopter pada pukul 12.55 WIB melalui Lapangan Merdeka Kota Agung.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, serta Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko. (Red/Heri)