Metro – Seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro menjadi perhatian publik. Sejumlah masyarakat berharap jabatan strategis tertinggi di birokrasi Pemerintah Kota Metro tersebut dapat diisi oleh putra-putri asli daerah yang dinilai memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Kota Pendidikan.
Salah satu warga Metro, Maya Dewi Larasati, mengatakan sudah saatnya putra-putri asli Kota Metro diberikan ruang untuk menjadi pemimpin di daerah sendiri.
“Sudah saatnya putra-putri asli Kota Metro diberikan ruang untuk menjadi pemimpin kota ini. Mereka lebih memahami kondisi masyarakat, budaya daerah, dan kebutuhan pembangunan Kota Metro,” ujar Maya Dewi Larasati saat dimintai pendapatnya.
Menurutnya, keberadaan figur lokal dalam jabatan strategis akan menjadi motivasi bagi generasi muda Metro untuk terus berprestasi dan mengabdi kepada daerah.
Perhatian publik semakin menguat setelah diumumkannya hasil penilaian makalah dan wawancara dalam Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Sekretaris Daerah Kota Metro Provinsi Lampung.
Berdasarkan pengumuman hasil penilaian makalah yang diterbitkan pada 19 Mei 2026, Ahmad Heriyanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Tulang Bawang, menempati posisi pertama dengan nilai 87,14.
Namun, dua putra-putri asli Kota Metro yakni Ade Erwinsyah dan Ika Pusparini Anindita Jayasinga terus membayangi perolehan nilai tersebut. Ade Erwinsyah memperoleh nilai 86,04, sementara Ika Pusparini Anindita Jayasinga meraih nilai 85,39.
Persaingan ketat juga terlihat pada hasil wawancara. Ahmad Heriyanto kembali berada di posisi teratas dengan nilai 88,23. Sementara Ade Erwinsyah memperoleh nilai 86,14 dan Ika Pusparini Anindita Jayasinga berada di posisi ketiga dengan nilai 86,13.
Adapun peserta lainnya yakni Kusbani memperoleh nilai makalah 82,46 dan wawancara 83,39. Muhammad Yuliardi mendapatkan nilai makalah 81,79 dan wawancara 82,18. Sukmawan Hendriyanto memperoleh nilai makalah 81,50 dan wawancara 81,24. Sedangkan Agus Triyadi mendapatkan nilai makalah 79,79 dan wawancara 79,96.
Masyarakat kini menanti keputusan akhir dari proses seleksi tersebut. Banyak pihak berharap Pemerintah Kota Metro dapat memilih figur terbaik yang memiliki kapasitas, integritas, serta memahami kebutuhan dan arah pembangunan daerah ke depan. ( Red / Dha )